Prosedur Penilaian Adiwiyata

TIM PENILAI KABUPATEN/KOTA

Unsur Tim penilai kabupaten/kota paling sedikit berasal dari:

1) instansi lingkungan hidup kabupaten/kota;

2) instansi kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan;

3) instansi yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang agama di kabupaten/kota;

4) organisasi lingkungan hidup;

5) media massa.

TAHAPAN PENILAIAN PROGRAM ADIWIYATA

Pasal 10 Permen LH 05 / 2013

(1) Penilaian Program Adiwiyata sebagaimana  dimaksud dalam Pasal 9 dilakukan dengan tahapan yang meliputi:

  1. Penyampaian permohonan penilaian secara tertulis oleh calon Sekolah Adiwiyata kepada tim penilai kabupaten/kota;
  2. Penilaian terhadap pencapaian Sekolah Adiwiyata oleh tim penilai kabupaten /kota;
  3. Penyampaian hasil penilaian Sekolah Adiwiyata kabupaten/kota kepada tim penilai provinsi;
  4. Dst…

New Picture

Unsur tim pembina kabupaten/kota paling sedikit berasal dari:

1) instansi lingkungan hidup kabupaten/kota;

2) instansi kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan; dan

3) instansi yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang agama di kab/kota.

PENDAFTARAN ADIWIYATA KABUPATEN/KOTA

Dari pembinaan yang dilakukan kemudian sekolah berkeinginan untuk mengikuti Program Adiwiyata dan mengusulkan menjadi Adiwiyata Kabupaten/Kota. Sehingga tidak ada unsur paksaan.

Didata sekolah yang siap mengikuti program Adiwiyata

EVALUASI ADMINISTRASI

  1. Dari sejumlah sekolah yang mendaftar /mengusulkan untuk menjadi Adiwiyata Kabupaten /Kota  dilakukan Evaluasi Administrasi.
  2. Evaluasi pertama adalah Kelengkapan Administrasi.
  3. Ditemukan beberapa sekolah telah mendapatkan Piagam Adiwiyata tapi ternyata belum punya SK Tim Adiwiyata.
  4. Evaluasi kedua mengukur capaian melaui Makro Excel. Nilai dari sekolah dievaluasi dengan data dan bukti yang ada.
  5. Dibuat penetapan sekolah yang lolos Administrasi.

EVALUASI TEKNIS LAPANGAN

  1. Berita Acara kehadiran /kunjungan evaluasi Teknis Lapangan.
  2. Jumlah Tim yang menilai, efektif
  3. Menggunakan kuesioner untuk menilai.
  4. Dibedakan dengan pembinaan karena harus bisa mengukur capaian pengelolaan lingkungannya.
  5. Buat catatan untuk masing-masing implementasi
  6. Hasil penilaian dirangkum untuk 4 komponen yang dinilai.

USULAN ADIWIYATA PROPINSI

  1. Sesuai dengan ketentuan Permen LH 05 Th 2013 bahwa “Penilaian Program Adiwiyata dilakukan 1 (satu) kali dalam setahun”
  2. Sekolah yang akan diusulkan ke Provinsi bila perlu dievaluasi kembali sehingga nilai yang dibawa ke provinsi adalah hasil nilai dari Tim Adiwiyata Kab/Kota.
  3. Sekolah yang diusulkan ke Provinsi harus yang sudah mencapai nilai 64. dengan penetapan Adiwiyata Kabupaten /Kota pada tahun sebelumnya.
  4. Piagam penghargaan Kab/Kota Cukup sekali.

FILES YANG DILAMPIRKAN

  1. Kuesioner penilaian
  2. JATIM Historical of Adiwiyata
  3. File Contoh Hasil Visitasi
  4. Cheklist Makro Excel
  5. Makro Excel (belum ada perubahan)